Kamis, 01 September 2016

PCOS dan Positif Hamil (Part 1)



Assalamualaikum..
apa kabar blog reader? Rasanya lama banget ga nulis, berasa udah vakum berabad-abad di dunia blogger hihihii..

Well, kali ini saya mau berbagi cerita buat buibuk yang belum hamil atau sedang program hamil, khusus nya yang punya PCO. Yang belum tau PCO itu apa? Jadi PCO itu kondisi dimana sel telur seorang wanita tidak dapat dibuahi karena berukuran tidak normal alias kecil-kecil. Sel telur yang siap dibuahi normalnya berukuran 18 mm, namun untuk kasus PCO ini, sel telur berhenti berkembang pada ukuran 5-7 mm dan berbentuk seperti anggur. Ciri-ciri PCO adalah tumbuhnya rambut-rambut halus diatas bibir, didagu, dan perut, ada juga yang sering berjerawat, dan termasuk haid yang tidak teratur, hal itu dikarenakan wanita yang memiliki PCO kelebihan hormon testoteron atau hormon laki-laki.

USG PCO: sel telur kecil-kecil berantai (source image: google.com)

Nah dari ciri diatas, saya itu termasuk yang punya kumis tipis tapi ga selebat Iis Dahlia sih :D dan juga rambut halus di perut. Pertama kali tau kalau saya ini ada PCO itu setelah 3 bulan menikah, awalnya saya agak gelisah karena kok belum hamil-hamil (walaupun ini agak lebay ya, baru 3 bulan udah gelisah belum hamil :p) tapi waktu itu saya flashback saat kakak saya menikah, dia tidak perlu menunggu berbulan-bulan dan langsung hamil. Ngomong lah saya ke suami soal kegelisahan saya, awalnya suami cuma nanggepin “yaudahlah dinikmatin dulu aja masa-masa pacaran halal” karena kita dulu pacaran dalam waktu yang cukup singkat gak sampe 1 tahun. Tapi tetep kekeuh bilang ke suami kalo saya ingin memastikan dulu kalau kondisi saya dan dia baik-baik saja, kalau memang baik-baik saja ya tinggal tunggu rezeki dari Allah, kalau memang ada masalah jadi bisa diatasi sedini mungkin. Akhirnya suami setuju. Waktu itu karena saya tidak berpengalaman ke dokter kandungan, jadi saya tidak tau periksa nya harus dimana? Harus sama siapa? Dsb. Tanya sana-sini akhirnya saya memutuskan ke RS. Mitra Keluarga Barat dengan dr. Dwi Santy, SP.OG.

Saya buat janji dan bertemulah dengan Ibu dokter yang cantik ini, ditanya tanggal-tanggal menstruasi 3 bulan kebelakang, untungnya setelah menikah saya selalu catat kapan saya menstruasi dan kapan berakhirnya. Dari data menstruasi saya, sudah terdapat kejanggalan. Ya, salah satu ciri PCO juga menstruasi yang tidak teratur.

Waktu satu bulan pertama menikah saya telat 3 minggu, campur aduk rasanya, udah pede kayaknya langsung isi tapi di testpack negatif, dan akhirnya keluarlah si menstruasi itu (patah hati </3>) bulan kedua telat 10 hari (mulai pede lagi) tapi lagi-lagi keluar L (patah hati lagi </3>) bulan ketiga telat 5 hari dan masih ga kapok sama si pede tapi akhirnya patah hati lagi :’(

Lanjut ke pemeriksaan, dr. Dwi Santy mulai melakukan pemeriksaan yaitu usg bagian perut. Dokternya cuma bilang “PCO nih, telurnya kecil-kecil”, cuma agak sama-samar kedengerannya karena saya juga gak enggeh dia ngomong apa, hanya terdengar sel telurnya kecil-kecil. Mungkin juga karena baru nikah 3 bulan jadi dokter pun masih slow respon dan tidak di tindak apa-apa. Turun dari tempat tidur pemeriksaan, duduk dan ditanya sama si Ibu dokter: “kamu ga pernah olahraga ya?” Duh suami langsung sigap banget ngejawab “iya ga pernah sama sekali dok, males kalo disuruh olahraga”. Dan dokter cuma berpesan: “banyak makan sayur, rutin olahraga, rutinkan makan telur (karena telur merupakan makanan yang baik untuk sel telur, gak cuma untuk wanita, telur juga bagus untuk laki-laki) dan gak perlu pusing mikirin masa subur, cukup berhubungan 2 kali sehari aja rutin”. Keluar dari ruangan dokter, saya diresepkan OSFIT DHA. Osfit Dha saya minum bersamaan dengan Folavit yang sudah saya minum sejak awal nikah.

Sampai dirumah, saya mulai kepikiran dan cari tau tentang sel telur kecil-kecil itu apa, lalu ketemulah banyak artikel tentang PCO, bahkan komunitas nya juga. Dari sini saya baru sadar kalau dokter kemarin ngomong “PCO nih” karena baru dapet istilah untuk sel telur kecil-kecil itu nama nya PCO. Banyak baca-baca berbagai sumber tentang PCO agak membuat sedih hati saya dan pikiran kalut kemana-mana. Dari yang mulai mikir “ya ampun aku susah punya anak ya?” “ya ampun terus gimana ya kalo nanti blablablaaaaa….” Dan banyak lainnya. semakin hari semakin kalut, rasanya agak mulai stress, nangis-nangis serasa dunia hancur. Lagi-lagi suami selalu menguatkan, sering saya bertanya bagaimana kalau kita tidak punya anak? Bagaimana kalau kita harus menunggu gak tau sampai kapan? Dan yang membuat sedikit tenang dia menjawab “InsyaAllah aku mencontoh Nabi Ibrahim, Nabi Ibrahim bisa menunggu sampai kurang lebih 80 tahun, sampe akhirnya beliau dikaruniai anak”. Berkali-kali setiap lagi galau, pasti saya melontarkan pertanyaan yang sama ke suami.


Usaha pun saya jalankan. Dari  dokter kandungan, minum susu persiapan hamil, mencoba terapi Folavit + ever E, makan kurma muda, minum jus 3 diva, kacang almond (yang dipercaya dapat menurunkan kelebihan hormon testoteron dan menyeimbangkan hormon esterogen), dan membaca banyak sekali artikel tentang PCO, setiap baca tulisan seorang PCO yang berhasil hamil langsung nangis sambil usap perut. Ahh kalau diingat rasanya saat itu :’)




...will be continued..






Tia Karina Putri



Do not allowed to copy without permission

Selasa, 22 Desember 2015

Review Gedung Pernikahan Bekasi: Mustika Sari Convention Hall (Gedung MCH), Bekasi Timur



Assalamualaikum bride and groom to be..

Untuk kali ini saya mau review gedung pernikahan yang saya pakai. Mustika Sari Convention Hall (MCH) Bekasi. Bagi yang tempat tinggal nya di Bekasi dan lagi bingung cari gedung pernikahan, mungkin gedung ini bisa menjadi.

Gedung ini letaknya di Bekasi Timur, tepatnya di Jl. Cipete Raya No. 48. Jadi kalau dari pintu keluar tol timur, belok ke kanan kearah Jatimulya/Pondok Timur, sampai ketemu Giant Pondok Timur, masih terus sekitar 500 meter, lalu ada jalan ke arah kiri. Ambil jalan arah kiri itu, sekitar 300 meter Gedung MCH ada disebelah kanan.
Sayangnya gedung ini memang letaknya ditempat yang belum diketahui, malah dengan gedung sebagus itu sangat disayangkan letaknya didaerah tersebut. Akses jalan ke gedung juga termasuk ke dalam kategori jalanan macet kalau weekend. Tapi sekarang ya bok, kemana-mana juga macet. Jadi sama ajalah yaaa.

Harga sewa gedung ini Rp. 10.000.000 (Paket Standart) - Rp. 11.000.000 (Paket Hemat) untuk acara siang dan Rp. 11.000.000 (Paket Standart) – Rp. 12.000.000 (Paket Hemat) untuk acara malam.

Cling tinggi dan full lampu
Pelaminan Panjang dan luas


Gedung ini punya parkir yang luas, gedungnya pun terlihat exclusive. Kamar mandi nya bersih, semuanya bersih, bagus. Gedung nya juga tinggi dan punya banyak lampu-lampu. Kalau malam gedung ini bagus karena full lampu-lampu. Kebetulan acara saya waktu itu juga malam, tepatnya malam minggu. Dan saat itu baru selesai perbaikan jalan, jadilah macet parah katanya -.-“

Gedung MCH (Mustika Sari Convention Hall, Bekasi)
Tlp: 021-82601759
Fax: 021-82601758
Mobile: 08111551699
Email: humas@gedungmch.com
Website: http://www.gedungmch.com/

Semoga membantu, para capeng!
see you in another post ;)



Tia Karina Putri



Do not allowed to copy without permission

Rabu, 16 Desember 2015

Review: Amira Catering 2015


Assalamualaikum..

Halooooo semua!! Gimana kabarnyaaa? *teriak pake toa*
Kemana aja sih Tiaaa gak apdet-apdet blog? (emang siapa yang nyariin?) HAHAHAHA

Yakkkk, para pembaca blogger akuhh, maafkeun daku baru nonggol dikarenakan kesibukan setelah menikah yang RUAARRRR BIYASAAH *wadeziggg* *dilemparin orang se-blogger ;p
Banyak banget punya hutang posting-an, berasa ada beban tersendiri gitu (caelah ;p). Kali ini saya mau review AMIRA CATERING!! (ayo siapa yang udah nunggu-nungguin? :D)

Yuk langsung aja!

Review Dekor
Yang udah pernah baca posting-an saya di Amira Catering 2015 pasti udah tau kan kalau saya galau tentang adat? Karena adat juga menentukan dekorasi pelaminan & tema warna pernikahan. Akhirnya saya memutuskan pakai adat Palembang dengan pelaminan Palembang juga (gak jadi pelaminan bunga yang bikin jatuh cinta pada pandangan pertama). Karena saya menggunakan adat Palembang, tema warna saya pilih merah maroon dan gold (gak jadi nuansa putih & baby pink). Sejauh ini, untuk dekor saya lumayan puas dengan Amira. Kenapa lumayan? Karena ada yang bikin gak sreg, yaitu background pelaminan L. Rencananya saya mau background pelaminan bintang-bintang yang dibuat dari kain hitam lalu dikasih lampu-lampu kecil seperti bintang-bintang. Tapi jadinya begini:

background pelaminan
Dari awal memang Mas Basri sudah bilang kalau tidak bisa menggunakan layar bintang, yaudah saya minta layar hitam saja tapi ada lampunya, kenyataannya gak ada sama sekali T.T .. Tau gitu sih minta background nya pohon palm aja. Mungkin agak kurang dikomunikasinya, karena saya juga sudah pusing dengan segala urusan jadilah gak kepikiran tentang si background ini. Memang agak susah sih karena gedung yang saya pakai ini agak luas dan tinggi, jadi terlihat agak ‘kosong’ kalau hanya di pasang background kain hitam seperti itu.

Tapi untuk dekor yang lain-lainnya saya puas karena saya liat banyak dekor-dekor baru yang dipakai diacara pernikahan saya yang belum pernah saya lihat di foto-foto pernikahan Amira sebelumnya. saya juga dapat banyak bonusan dekor, dapat bonus-an panggung untuk penyayi juga. Awalnya cuma minta background aja buat menandakan itu tempat si penyanyi dan pengiringnya, karena agak terkesan gak simple kalau pakai panggung tinggi. Eh dibuatiinnya pake panggung kecil, background plus pepohonan hiasan panggungnya juga :D

pintu masuk
lorong di photo corner
lorong didalam gedung
VIP
bunga juntai di depan penerima tamu
photo corner (entah gak ada yang enggeh kalo plastik frame nya belum dibuka --")

all decoration (diambil dari pintu masuk)
buffe utama 1 (saya pakai 2 buffe utama)
buffe buah
bonus-an panggung :D

all decoration (diambil dari depan pelaminan)

Dan satu lagi yang saya suka, background studio mini nya dikasih bunga-bunga, yang biasanya cuma background coklat gradasi atau hitam gradasi dan lain-lainnya. Secara saya pecinta shabbychic syekaliiiiii. Karena saya gak pakai vendor photobooth, jadilah si background studio mini ini membantu buat para tamu untuk selfie-selfie, banyak yang foto-foto disitu soalnya :D

layar mini studio


Review Makanan
Untuk makanan saya termasuk yang PUAS pake bangeeet! Kenapa? Karena makanan nya alhamdullilah masih sisa, bisa dibawa pulang malah dibagiin ke tetangga-tetangga. Ada tamu yang baru dateng pas saya sama suami udah ganti baju pun masih kebagian makanan. Waktu itu saya ambil paket 1000 orang, dengan rincian 800 porsi menu buffe dan 9 macam gubukan (yang dipaket seharusnya dapat 10 gubukan) saya pilih 9 karena ada gubukan yang saya tambah porsinya dan ada yang dikurangi (pinter-pinter kita untuk ngira-ngira kira-kira cukup untuk tamu undangan atau engga). Alhamdullilah juga untuk taste itu ENAK! Jujur sebelumnya saya agak takut sih tentang ini karena ada review gak bagus tentang makanan-makanan Amira. Tapi alhamdullilah di acara saya, semua enak-enak. Malah lebih enak dari testfood-testfood Amira yang sebelumnya pernah saya datengin. Keluarga saya juga bilang makanan nya lebih enak dari catering yang dulu dipakai kakak saya nikah. Alhamdullilaaaahh J


Untuk review rias nanti saya posting di post tersendiri, sekalian review sanggarnya. Untuk keseluruhan aku kasih nilai 8 buat Amira.

Semoga bermanfaat. See you in another post ;)



Tia Karina Putri



do not allowed to copy without permission

Selasa, 20 Oktober 2015

Vendor Foto Prewedding

Halloooo blog reader!!

Akhirnya saya bisa update juga setelah beberapa bulan vakum karena urusan dunia nyata sangat menyita waktu *halah :p

Alhamdullilahirabbilalamin, akhirnya saya sudah sah menjadi seorang istri. Tinggal hutang-hutang janji buat review semua vendor yang saya pakai kayaknya. Agak banyak sih, kita review satu-satu dulu aja ya! Kali ini saya mau review vendor foto prewedding. Waktu itu konsep prewedding saya dan suami ala-ala alam yang semiformal. Dulu punya impian menikah ala-ala twilight gitu, yang pake gaun putih terus pegang bunga yang dirangkai seadanya. Pokoknya yang simple-simple gitu. karena ga kesampean punya wedding yang begitu secara pernikahan yang diundangan bukan cuma temen-temen tapi ada orang-orang tua juga jadi agak dipertimbangkan punya konsep yang begitu, akhirnya diwujudin di prewedding :D

Di postingan sebelumnya, saya pernah cerita kalau saya dapet bonus-an foto prewedding dari Amira catering. Tapiiiii, bonus-an nya foto indoor dan saya mau punya foto yang outdoor juga. Jadi lah kita  foto prewedding dengan 2 vendor; untuk outdoor dan indoor.

Vendor Foto prewedding Outdoor

Nama vendornya Yunus Photowork. Kebetulan yunus atau sering dipanggil omen ini temen nya suami, tapi memang dia biasa dipake buat acara pernikahan & foto-foto prewedding. Setelah atur jadwal, lokasi dan tema karena kebetulan omen ini laris banget dipasaran, jadwal fotonya banyak kalau weekend udah banyak yang booking haha jadilah kita foto di hari kerja dan lokasi nya kita pilih di Stone Garden, Padalarang, Bandung. Tempatnya WOW! Tempat ini masih belum terlalu terekspose. Nama nya agak naik setelah jadi tempat iklan indomie (katanya sih gitu, tapi gatau iklan nya yang mana -.-“) oke kita lanjut.. setelah sampai tempatnya, ada biaya sewa tempat yang mesti dibayar, jadi kita mesti bayar Rp. 200.000 saja untuk foto prewedding disana sampe capek! Cuma jam 6 sore semua orang harus turun dari area bukit itu. Waktu itu kita sewa satu orang pemandu juga buat mengawal kegiatan kita (yaelah gaya bener! Hahaha) si bapak pemandu ini baik banget dia yang jagain barang-barang kita pas kita foto diberbagai angle pemandangan. Oiya 200ribu itu juga udah termasuk kamar ganti khusus (ya walaupun terbuat dari kayu gitu ya tapi wajarlah ya ditengan bukit gitu masa didiriin bangunan permanen, ga indah lagi nanti pemandangan nya).
Kita cuma ganti 2 kostum karena minim persiapan, lagi-lagi karena sehari semalem sebelum berangkat foto prewedding, saya sama suami sempet berantem, berantemin apa ga jelas yang bikin acara foto prewedding sempet mau dibatalin aja. Pagi nya baik-an terus langsung berangkat, haahaha ajaiblah kita itu XD
Jeprat-jepret dan saya ketagihaaaan difoto! Daaannn ini sebagian hasilnyaaaaa..











  • MUA: Make up sendiri alakadarnya (gara-gara ga sempet ke salon karena jarak baikan abis itu berangkat mepet banget HAHAHAHA)
  • Outfit Casual & Outfit pria: Pribadi
  • Gown: De Agustine’s Rental Gown, Kelapa Gading - https://instagram.com/deaugustines/
  • HandBouqet: Beli di toko bunga kalimalang terus ngerangkai sendiri seadanya diperjalanan (,--)

Vendor Prewedding Indoor

Untuk vendor prewedding indoor kita di Q-tha foto studio tebet. Letaknya ditebet timur dan studio ini udah cukup terkenal dengan frame-frame murahnya. Saya dan suami ganti 2 kostum, satu tema nya bride dan satu lagi ala-ala Eropa KW bhahahaha.. ini beberapa hasilnya:






  • MUA: MUA dari studio
  • White gown: q-tha foto studio
  • Red gown: ada yang punya pribadi ada yang pinjem punya q-tha studio.
  • Outfit pria: Pribadi
  • Handbouqet: Toko Bunga di Tebet
See you in another review and post! 


Love,
Tia Karina Putri


Do not allowed to copy without permission

Selasa, 04 Agustus 2015

Persiapan Pernikahan: Menentukan Venue atau Catering dulu?


Hai kamu yang lagi bingung, ribet, sampe stress nyiapin pernikahan nya :p

Disyukuri aja ya apa yang dirasa semuanya, karena hampir semua bride and groom to be menghadapi yang kayak gitu termasuk saya :D

Setelah masuk tahap “mempersiapkan pernikahan”, saya berfikir kayak nya mungkin ini salah satu alasan nya kenapa pernikahan itu mesti sekali seumur hidup. Dan kalo saya disuruh milih pun, gak lagi2 deh nikah, sekali aja cukup. Karena persiapan nya itu yang huaaaaah rasanya bener-bener. Bikin jadi sering berantem sama pasangan juga, karena ga sependapat. Tapi alhamdullilah si cami selalu turutin apa mau nya saya, dari mulai desain undangan, souvenir, dan konsep apapun. Cuma kita suka berantem karena sama-sama waktu nya susah aja sih buat ngurus ini itu.

Lanjut ke topik pembicaraan.. Biasanya para bride & groom to be ini bingung mau mulai dari mana saat ada niatan untuk menikah. Apakah cari catering dulu? Atau cari venue dulu yang biasanya susah dicari kalo gak booking jauh-jauh hari? Kalau cari satu-satu nanti sudah booking venue & dapet catering tapi cateringnya ga bisa dipake digedung itu, atau sudah dapet catering duluan tapi kehabisan venue. Ribet memang *fiuh untungnya sudah melewati ini*

Saya mau sedikit sharing waktu saya menentukan venue sekaligus catering yang akan dipakai dalam pernikahan saya. Seperti sudah diketahui dari post saya sebelumnya, saya menggunakan Amira Catering. Untuk venue saya pakai Mustikasari Convention Hall atau yang dikenal dengan gedung MCH, Bekasi Timur (Next saya akan review soal Mustikasari Convention Hall ini, ya)

Awal nya saya dan cami mau menikah tanggal 28 November 2015, jadi saya hubungi semua gedung sekitaran Bekasi untuk tanggal itu dan rata-rata penuh *brokenheart*. Dan saya mengerucutkan pilihan yang masih available sesuai tanggal kita, kepada: Gedung Sartika Bekasi, Gedung Kirana Sport Center, Gedung Serbaguna Al-Muhajirin & Gedung MCH. Saya dan cami booking tanggal disemua gedung itu hihihi :p (tapi belum DP ya!) setelah itu barulah saya hunting catering. Minta pricelist ke beberapa catering. Jadi untuk satu catering, saya minta 4 pricelist sesuai gedung. Karena beda gedung, pasti beda harga, jadi tinggal dibandingkan harga beserta plus & minus gedung nya. Mungkin cara ini bisa dipakai untuk para bride dan groom to be.

Setelah mempertimbangkan satu dan lain hal, dan tanggal pernikahan yang ditengah jalan juga berubah dimajukan 2 bulan lebih cepat. Jadilah saya menemukan venue & catering yang InshaAllah terbaik. Selamat mencari venue dan catering para capeng! Selamat menikmati penggalauan :p

Semoga dilancarkan niat baiknya buat semua J



Tia Karina Putri



Do not allowed to copy without permission

Minggu, 28 Juni 2015

20 List Lagu Untuk Pernikahan


Assalamu’alaikum calon-calon pengantin :D

Kali ini saya mau share salah satu bagian dari wedding yang kalau menurut saya ini penting. Karena merupakan salah satu hobi saya. Iya loh, saya hobi sekali menyanyiiiii.. Dulu jaman kuliah saya salah satu anak paduan suara (LAH TERUS KENAPE?) hahaha

Acara wedding tanpa adanya wedding singer beserta alat musiknya kayaknya kurang lengkap yah. Kebetulan saya suka sekali lagu-lagu cinta klasik karena musiknya buat tenang dan romantis jadi serasa penuh cinta gitu (cieeeeh ;p)

List yang saya buat ini, dicampur dengan lagu sekarang biar kekinian dikit lah ya walaupun kebanyakan lagu klasik.  And here we go, 20 lagu western untuk acara pernikahan versi saya:

  1. I Finally found someone – Barbara S &Bryan Adam
  2. Tonight, I celebrate my love – Peabo Bryson
  3. From this moment – Shania Twain
  4. Endless love – Diana Ross & Lionel Richie
  5. A whole new world – Peabo Bryson ft Regina Belle
  6. Because you loved me – Celine Dion
  7. I wanna grow old with you – Westlife
  8. I will always love you – Whitney Houston
  9. Nothing’s Gonna Change my Love for You –George Benson
  10. Marry Your Daughter – Brian Mcknight
  11. Always be my baby – David Cook
  12. Thank You for Loving me – Bon Jovi
  13. Since I Found You – Christian Bautista
  14. My valentine – Jim Brickman ft MartinaMcBride
  15. When You tell me that you love me – DianaRoss
  16. A thousand Years – Cristina Perri
  17. L O V E – Nat King Cole
  18. All of Me – John Legend
  19. Marry you – Bruno Mars
  20. Something Stupid – Robbie Williams ft NicoleKidman

Ya begitulah kira-kira. Kalau ada masukan lagu lain, mungkin bisa sharing di comment. Happy preparing your wedding! :D


Tia Karina Putri


Do not allowed to copy without permission

Senin, 22 Juni 2015

Amira Catering 2015


Halo para bride and groom-to-be! Setelah satu moment terlewati, saya mau sharing tentang wedding preparation saya dan cami.. Adakah yang masih galau catering? Hihihi :p

Dari sebelum lamaran, saya sama cami sudah menentukan venue, catering dan lain-lainnya. Dan catering memang jadi penggalauan kedua setelah pencarian venue. Lebih-lebih buat saya sama cami, catering ini jadi penggalauan kita dari beberapa bulan lalu, sampe berbulan-bulan-bulan hfpphtt banget deh rasanya.. perlu penggalauan yang khusyuk (yailah khusyuk ;p) baru akhirnya memutuskan pakai vendor catering yang bakal kita pakai ini. Iya, AMIRA CATERING.

Pertama kali tau Amira Catering itu kalo ga salah dapet e-mail penawaran dari Mas Basri (Marketing Amira) sekitar bulan Maret lalu, sempet ngomongin iseng juga ke cami kalo ada catering yang saya suka, paketannya lengkap. Terus cami bilang “yaudah nanti kita pake itu aja” padahal waktu itu nikahnya belum tau kapan wahahhaha.. tapi setelah itu saya langsung deh kepo-in website nya dan cari review dari mapeng (mantan penganten :p)

Awalnya saya pun me-review catering lain nya, minta pricelist sana sini, nyuruh cami test food catering lain, malah ada catering yang mau kasih diskon lumayan besar kalau saya DP di minggu-minggu itu, waktu itu sempet tergiur sih. Namanya juga ciwik-ciwik ya bokkk, cepet lah pasti kalau udah urusan diskon hahaha.. tapi entah kenapa tetap pilihan lagi-lagi jatuh ke Amira.

Kenapa pakai Amira dari sekian banyak nya catering yang bertaburan?

Pertama, DEKORNYA.. siapa sih yang ga sepakat kalau dekornya Amira itu emang juara? pertama kali review dekor, saya langsung jatuh cinta sama dekor-dekor nya Amira ini. Dekor-dekor nya manis, gak terlalu berlebihan dan juga gak sepi, sesuai sama tipe saya yang mau dekor yang cantik-cantik. Ini contoh pelaminan yang bikin saya jatuh cinta pada pandangan pertama;

Ini si pelminan yang bikin jatuh cinta dan susah move on
love this too!
Broken White & Gold me love!
Rencana mau buat pergola ini jadi space photos gallery

Kedua, Rias-an nya. Untuk urusan ini yang bawel pasti CPW nya deh (eh tapi kayaknya kalo CPW itu bawel disemua urusan sih :p). Tapi ya gimana yah, keharusan sih kayak nya. Kan yang mau pake make-up nya kita, dan biasanya yang jadi sorotan ya CPW nya. Makanya banyak orang yang komentar CPW nya manglingi atau gak. Jadi rias itu ya utama juga dongg! Untuk acara aku sama cami, agak masih galau mau pakai nasional atau adat Palembang (karena saya keturunan Palembang) kalau cami manut aja mau pakai adat atau nasional. Untuk masalah rias ini saya belum bisa banyak kasih kata-kata (tsaaelah :p) karena saya nya juga masih galau hahaha tapi review dan hasil datang dari beberapa vendor sanggar rias Amira, rias-an nya bagus-bagus. Contoh-contohnya bisa diliat langsung di website atau facebook Amira. Mungkin next saya akan review sanggar rias yang nanti saya pakai.

Ketiga… udah tau dekor nya, udah tau rias-nya, udah tau pricelistnya, udah tau paket-an nya tapi belum tau rasa makanan nya. How come????? Ini moment bingung yang kesekian waktu itu. Karena saya lagi gak punya banyak waktu (gaya bener :P) saya sering meninggalkan waktu test food. Sempet diundang beberapa kali test food sama mas Basri, tapi saya gak bisa hadir. Karena udah jatuh cinta dan gak bisa move on dari dekor nya Amira, saya mau gak mau harus sempetin dateng test food tapi lagi-lagi ga tau kapan hahaha.

Jadi singkat cerita akhirnya saya test food juga, waktu itu hari minggu, tapi saya kerja. IYA KERJA! lagi lembur, pas di hari itu sempet ada masalah sedikit tentang venue yang bikin si cami pusing karena saya cerewetin dan saya mutusin untuk kerja setengah hari dan pulang. Setelah selesai sore menjelang maghrib, saya ingat kalau hari itu ada test food Amira di Depsos Salemba yang kebetulan dekat dengan tempat saya tinggal. Karena si cami gak bisa ikut, saya ditemani teman untuk test food. Fyi, temen saya ini agak bawel kalo soal makanan. Pokoknya pas banget lah ngajak dia waktu itu menurut saya, karena bisa jadi komentator banget :P

Setelah sampai di Depsos Salemba, ketemu Mas Basri (baru pertama kali ketemu setelah beberapa bulan cuma komunikasi lewat e-mail dan whatsapp) ternyata banyak juga yang test food, saya disuruh liat-liat dekor dulu ke dalam gedung, waktu itu si pengantin pakai adat Padang. Dan lagi-lagi jatuh cinta sama dekornya! Kesannya mewah, cantik & elegant. Karena memang kalau pakai adat sumatera itu selalu ada kesan mewahnya, mungkin karena ada dominasi warna gold kali ya. Setelah itu saya dan teman icip-icip makanan (untuk icip makanan ini, Amira menyediakan tempat & makanan khusus untuk yang test food. Jadi gak ngambil makanan si pengantin). Saya gak sempet foto makanan nya, tapi waktu itu saya cobain dendeng balado yang saya beri nilai 8,5, printil daging yang temen saya bilang enak banget, sandwich apa ya lupa namanya, ini saya suka banget pengen nambah tapi malu hahhaaha. Total saya cobain sekitar 8 menu dan semuanya enak-enak. Daging dan ayam nya gak ada yang keras dan yang paling saya suka dari makanan itu tasty. Semua makanan yang saya coba waktu itu tasty sekali. Selesai makan, saya tanya-tanya sama Mas Basri, udah keliatan capek sih kayaknya tapi tetep saya tanyain detail :p

Selesai test food hari itu, saya pulang dan diperjalanan saya minta komentar teman untuk review makanan tadi. Dan si temen komentar panjang lebar yang intinya makanan nya enak-enak, selain komentar “duh itu Mas marketing catering nya cakep yak” bahahahahaaha

Laporan sama cami soal hasil test food dan setelah pemantapan hati 2 minggu-an, datenglah saya dan cami ke kantor Amira di daerah Pengadegan, Pancoran. Ketemu Mas Basri dan dijelaskan lagi ini itu nya, dan deal hari itu kita DP buat iket harga (karena kata Mas Basri Amira ada kenaikan harga di sebelum puasa kemarin dan nanti setelah Lebaran), saya DP sekitar bulan Mei.

Alasan keempat kenapa saya dan cami pilih Amira karena paketan nya lengkap. Selama penggalauan waktu itu saya ga lepas dari kalkulator hahhaaha. Pokoknya saya hitung sedetail-detailnya dan terus kasih laporan ke cami. Amira ini ngasih bonus nya asik menurut saya. Kita dapet bonus foto prawed beserta cetak 2 Frame. Secara ya buk, foto prewed sekarang mahal-mahal terus dikasih yang gratisan, udah termasuk kostum & MUA nya jugakkk, siapa cobaaakk yang gak mauuuu!!

Jadi waktu itu saya lebih milih catering yang nawarin bonus foto prawed daripada bonus cetak undangan. Selain bisa menghemat lebih, saya sama cami juga mau mendesain undangan kita sendiri. Dapat paket gubukan nya pun macam nya lebih banyak dari catering lain. Harga gubukan nya pun masih dalam batas kewajaran kalau mau tambah porsi. Untuk pelaminan pun karena saya masih galau mau pakai nasional dengan pelaminan bunga yang bikin saya jatuh cinta atau pakai pelaminan adat Palembang, di Amira ini satu-satu nya catering yang gak terlalu bikin sakit kepala soal upgrade pelaminan adat. Cuma dikenakan charge 1,5jt untuk upgrade ke pelaminan adat (khususnya sumatera) sementara yang lain menggenakan charge 5jt untuk upgrade pelaminan adat *duh, kok berasa marketing yak gueeee?* hahaha

Oiya.. fyi, ada yang bilang pelayanan nya Amira ini agak slow respon. Saya pun ngerasa gitu tadi nya, tapi setelah saya main ke kantor Amira dan banyak ngobrol sama Mas Basri ini. Kalau menurut saya, tepatnya bukan slow respon sih, cuma gimana ya. Buat yang sama-sama pekerja apapun pekerjaan nya, sama kayak kita yang banyak kerjaan dan harus dikerjakan satu-satu biar cepet selesai. Mas ini juga mungkin banyak pekerjaannya dari sekian banyaknya capeng yang minta pricelist, nanya ini itu, belum lagi urus event yang mau berjalan dan itu gak bisa secepat kilat sih kita minta jawaban, karena yang dilayanin gak cuma kita. Kalo kata cami “kenapa sih kamu ga bisa sabaran sedikit?” hahaha. Sama halnya kayak online shop laris yang ada tulisan “Slow Respon, Sist”. Belum lagi ngadepin capeng-capeng galau kayak saya, yang nanya2 doang udah ribet-ribet tapi gak pake jasa nya, mungkin sakit nya kayak diduain kali yak haha *Ciee tiaa, Alhamdullilah yah sekarang udah bisa mikir positif sedikit-sedikit hasil dari diceramahin penuh cinta terus sama cami. Alasssyuu, aa :* (biasanya mah gak pernah manggil aa, ini biar dibaca nya sopan-an aja dikit wahahhaaha)

Jadi Mas Basri ini sempet minta maaf kalau-kalau agak ngerasa gitu, karena dia nge-fokus ngurus event yang sebulan kedepan lebih dekat dulu, dan saya memaklumi. Saya dan cami sekarang arrange dulu semuanya sendiri, dari mulai pilih dekor, konsep warna, foto, pilih makanan, dll. Pokoknya minimal sebelum sebulan dari hari H, kita harus kasih semuanya yang sudah fix ke Mas Basri. Maklum yah saya kan capeng yang suka galau-an, jadi kalau apa-apa ke Mas Basri terus ganti lagi ganti lagi yang ada ngeribetin orang. Jadilah disuruh si cami dipikirin dulu semua nya mateng-mateng sampe fix.
Ya nama nya juga capeng, suka ribet-ribet sendiri karena mau acara sekali seumur hidup nya jadi yang terbaik, kalo gak ribet ya bukan capeng lah ya. Hihihii


Next.. saya bakal review performance Amira setelah hari H. Doain lancar-lancar yaa. See you ;)





Tia Karina Putri


Do not allowed to copy without permission